Dorong Pemulihan Pariwisata, Gubernur BI: Ajang FEKDI 2022 Selaras dengan Komitmen Pemerintah dan Visi Presiden RI untuk Indonesia Maju
Berita Utama: Pemulihan Pariwisata Indonesia Melalui Digitalisasi
Pemerintah Indonesia terus memperkuat upaya pemulihan sektor pariwisata melalui inisiatif digitalisasi. Salah satu acara yang menjadi bagian dari strategi tersebut adalah Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) 2022, yang berlangsung di Bali pada 11-15 Juli 2022. Ajang ini tidak hanya menjadi wadah untuk menampilkan inovasi ekonomi dan keuangan digital, tetapi juga sebagai bagian dari rangkaian acara G20 Presidensi Indonesia.
Sinergi Kebijakan Digital dan Pemulihan Ekonomi
FEKDI 2022 mengusung tema “Advancing Digital Economy and Finance: Synergistic and Inclusive Ecosystem for Accelerated Recovery”. Tema ini mencerminkan komitmen pemerintah dalam mendorong kolaborasi antar sektor guna mempercepat pemulihan ekonomi nasional. Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa potensi ekonomi digital Indonesia sangat besar, dengan estimasi nilai perdagangan digital mencapai Rp401 triliun pada tahun 2021. Proyeksi hingga tahun 2030 menunjukkan peningkatan signifikan menjadi Rp4.531 triliun.
Digitalisasi ekonomi dan keuangan telah menjadi kunci dalam menjaga stabilitas perekonomian selama pandemi. Dukungan Bank Indonesia dalam mewujudkan sistem pembayaran digital seperti QRIS menjadi salah satu faktor penting dalam mempercepat proses transaksi dan meningkatkan inklusi keuangan.
Kolaborasi Strategis dalam Pemulihan Pariwisata
Sebagai bagian dari upaya pemulihan pariwisata, FEKDI 2022 juga melibatkan berbagai mitra strategis. PT ITDC Nusantara Xplorin, misalnya, berpartisipasi dalam menyediakan platform digital untuk mendukung transaksi wisatawan asing. Kerja sama ini melibatkan perusahaan penyedia solusi pembayaran digital seperti Netzme Kreasi Indonesia dan Bali Hastie Indomalaya Valuta.
Dengan adanya layanan pembayaran digital yang mudah diakses, wisatawan asing dapat lebih nyaman melakukan transaksi selama berkunjung ke Indonesia. Hal ini juga mendukung pengembangan ekosistem keuangan digital yang inklusif dan berkelanjutan.
Peran Bank Indonesia dalam Mendorong Inovasi
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menegaskan bahwa digitalisasi telah memberikan dampak positif terhadap perekonomian Indonesia. Ia menekankan pentingnya sinergi antara kebijakan pemerintah dan inisiatif swasta dalam mendorong pertumbuhan ekonomi digital. Selain itu, digitalisasi juga membuka peluang kerja sama lintas negara, baik secara regional maupun global.
FEKDI 2022 juga menjadi ajang diskusi tentang topik-topik penting seperti mata uang digital, pembayaran lintas batas, dan green financing. Acara ini dilaksanakan secara hybrid, dengan sesi virtual yang bisa diakses oleh masyarakat luas melalui laman resmi FEKDI.
Tantangan dan Peluang di Sektor Pariwisata
Meski ada tantangan dalam pemulihan sektor pariwisata, digitalisasi memberikan peluang baru untuk meningkatkan daya saing Indonesia. Dengan pendekatan yang lebih inklusif dan kolaboratif, pemerintah dan pelaku usaha dapat mempercepat proses pemulihan dan menciptakan ekosistem yang lebih kuat.
Dalam rangkaian acara G20, FEKDI 2022 menjadi bukti komitmen Indonesia dalam memajukan ekonomi digital dan memperkuat posisi sebagai destinasi wisata yang modern dan responsif terhadap kebutuhan pasar global.