PT Sarinah (Persero) Ambil Ancang-ancang, Holding BUMN Pariwisata Bawa Angin Segar
Peran Strategis Holding BUMN Pariwisata dalam Pembangunan Sektor Wisata
Holding BUMN Pariwisata menjadi salah satu inisiatif penting yang diambil oleh pemerintah untuk memperkuat sektor pariwisata Indonesia. Dengan berbagai perusahaan pelat merah yang bergabung, holding ini bertujuan untuk menciptakan sinergi yang lebih kuat dan efisien dalam pengembangan wisata nasional. Salah satu perusahaan yang terlibat dalam holding ini adalah PT Sarinah (Persero), yang mengambil langkah strategis untuk menjajaki peluang bisnis baru.
Perkembangan PT Sarinah dalam Masa Pandemi
Dalam situasi pandemi yang menantang, kehadiran Holding BUMN Pariwisata memberikan angin segar bagi sektor pariwisata. Direktur Utama PT Sarinah (Persero), Fetty Kwartati, menyambut positif pembentukan holding ini. Ia menilai bahwa dengan adanya holding, Sarinah dapat berperan sebagai operator retail management dan duty free shop. Hal ini membuka peluang besar bagi perusahaan untuk memperluas jaringannya dan meningkatkan daya saing di pasar lokal maupun internasional.
Rencana Pembukaan Gerai Duty Free
Sarinah memiliki rencana untuk membuka gerai duty free di beberapa lokasi strategis. Tiga lokasi utama yang dipertimbangkan adalah Bandara Internasional Ngurah Rai Bali, Bandara Internasional Soekarno-Hatta Jakarta, serta gerai perseroan di MH Thamrin Jakarta. Pembukaan gerai ini tidak hanya akan meningkatkan pendapatan perusahaan, tetapi juga memberikan kesempatan bagi UMKM lokal untuk ikut berpartisipasi dalam pameran produk-produk lokal.
Kontribusi Sarinah dalam Pengembangan Pariwisata Nasional
Selain itu, Sarinah juga berkomitmen untuk mendukung pengembangan pariwisata nasional melalui berbagai inisiatif. Misalnya, dalam rangka pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) di Nusa Tenggara Barat (NTB), Sarinah akan memberikan dukungan dalam hal retail management. Ini termasuk pelatihan bagi UMKM NTB dalam hal manajemen inventaris, branding, visual merchandising, dan lainnya.
Profil Direktur Utama PT Sarinah (Persero)
Fetty Kwartati, selaku Direktur Utama PT Sarinah (Persero), memiliki latar belakang pendidikan dan pengalaman kerja yang kuat. Ia menyelesaikan program MBA dari California State University, USA, serta memiliki gelar profesional dalam bidang bisnis internasional dari UCLA, USA. Sebelum menjabat sebagai Direktur Utama, ia pernah menjabat sebagai Head of Sustainability, Corporate Secretary & Treasury di PT Mitra Adiperkasa Tbk dan sebagai Director & Corporate Secretary di PT Map Boga Adiperkasa Tbk.
Sinergi dengan Perusahaan Lain dalam Holding
Holding BUMN Pariwisata terdiri dari enam perusahaan penerbangan pelat merah dan anak usaha. Di antaranya adalah PT Angkasa Pura I (Persero), PT Angkasa Pura II (Persero), PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, Inna Hotels & Resorts, PT Sarinah (Persero), Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), dan Taman Wisata Candi (TWC). Kolaborasi ini diharapkan mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional, khususnya dalam menggerakkan daya beli masyarakat dan pemulihan ekonomi pasca-pandemi.
Kesimpulan
Holding BUMN Pariwisata menjadi langkah strategis dalam memperkuat sektor pariwisata Indonesia. Dengan partisipasi PT Sarinah (Persero) dan perusahaan-perusahaan lainnya, diharapkan dapat menciptakan sinergi yang lebih baik dan meningkatkan daya saing pariwisata nasional. Dengan kontribusi yang signifikan, holding ini diharapkan mampu membawa angin segar bagi industri pariwisata Indonesia.